Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Polisi Periksa Sipir Lapas Timika Ungkap Kematian Napi

Hukum
14 Jan 2017
Polisi Periksa Sipir Lapas Timika Ungkap Kematian Napi

 

Timika - Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua, segera memeriksa sipir Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika.

 

Hal ini guna mengungkap kasus kematian narapidana bernama Kanisius Kocu, setelah terlibat perkelahian dengan sesama napi bernama Frengky Simopiaref pada Minggu (8/1).

 

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius VD Paron Helan di Timika, Sabtu, mengatakan saat perkelahian, Kanisius Kocu mengambil sebilah pisau dari sel tahanan untuk menikam Frengky Simopiaref.

 

"Kami akan memeriksa sipir Lapas Timika mengapa sampai ada pisau atau senjata tajam lain masuk ke dalam sel para napi. Berarti ada kecolongan dari petugas dalam mengawasi barang-barang milik para napi dan tahanan," katanya.

 

"Sesuai perintah pimpinan, kasus ini akan kami usut sampai tuntas," tambahnya.

 

Sebelumnya, Kapolres Mimika Victor Mackbon meminta Kementerian Hukum dan HAM melakukan evaluasi total pengamanan di Lapas Kelas II B Timika. Ini lantaran tingginya angka kasus kaburnya napi dan tahanan dari tempat itu.

 

Victor mengatakan kasus kaburnya warga binaan dari Lapas Kelas II B Timika yang berlokasi di Kampung Naena Muktipura Satuan Pemukiman 6, Distrik Iwaka, Mimika, sudah berkali-kali terjadi.

 

"Selama ini sudah puluhan bahkan ratusan tahanan dan napi yang kabur dari Lapas Timika. Apalagi dengan kejadian terakhir itu sudah seharusnya ada perhatian dan pembenahan serius terhadap Lapas Timika agar tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari," katanya.

 

Dari keterangan saksi-saksi, diketahui bahwa saat terjadi perkelahian antara Kanisius Kocu dengan Frengky Simopiaref, petugas sipir di Lapas Timika hanya satu orang.

 

"Kami melihat pengamanan di Lapas Timika tidak memenuhi standar prosedur. Kami sedang mendalami apakah ada unsur kelalaian dari petugas dalam kasus ini," kata Victor.

 

Pelaksana Harian Kepala Pengamanan Lapas Timika Munir Kossah mengatakan awalnya kedua warga binaan itu terlibat pertengkaran.

 

Tak lama kemudian, keduanya terlibat aksi saling pukul. Kanisius kemudian masuk kamar, mengambil sebilah pisau, lalu menikam dada Frengky.

 

Tidak terima dengan itu, Frengky mengambil batu lalu memukul wajah dan kepala Kanisius.

 

Melihat itu, seorang warga binaan lainnya bernama Dominikus mencoba melerai kedua rekannya tersebut.

 

Namun usaha Dominikus sia-sia. Dominikus kemudian lari memberitahukan kejadian tersebut kepada sipir Lapas Timika. Saat petugas tiba di lokasi itu, Kanisius sudah tergeletak di lantai, sedangkan Frengky juga dalam kondisi sekarat.

 

Kedua warga binaan itu selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Masyarat (RSMM) Timika. Namun setiba di RSMM, Kanisius dinyatakan telah meninggal dunia.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X