
Bekasi - Kepolisian Sektor Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah menyelidiki kasus penembakan senpi pada seorang anggota TNI Angkatan Laut di sebuah minimarket Kecamatan Jatisampurna, Rabu (18/1) sore.
"Korban berinisial RY (25) ditembak oleh pelaku tidak dikenal. Berjumlah dua orang di sebuah minimarket di Jalan Raya Kranggan RT03/RW08, Kelurahan Jatiraden, Kota Bekasi pukul 18.00 WIB," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksana di Bekasi, Kamis.
Kejadian bermula saat dua laki-laki tidak dikenal mendatangi lokasi kejadian minimarket Indomart untuk berbelanja minuman ringan.
Saat tiba di meja pembayaran, salah satu pelaku sempat menegur sinis pelayan minimarket perempuan berinisial MT, karena merasa tidak senang dengan raut wajahnya yang terkesan curiga dengan kedua orang itu.
Rupanya perselisihan itu mengundang perhatian RY yang berada di area parkir.
Namun perhatian RY justru membuat salah satu pelaku merasa terusik hingga mendatangi korban dan mengancamnya dengan senjata api.
"Pelaku mengancam akan menembak kepala korban dengan menunjukkan dan memegang gagang pistol di pinggang kanannya," ujar Dimas.
Korban memilih untuk menghindari pertikaian dengan berlari masuk ke dalam minimarket.
Tak lama kemudian, terdengar dua kali suara ledakan pistol yang mengarah ke dalam toko hingga memecahkan jendela kaca minimarket.
Korban diketahui nyaris terkena proyektil yang ditembakkan oleh pelaku.
Satu proyektil pelaku mengenai pintu kaca minimarket dan satu proyektil lagi mengenai monitor kamera CCTV.
Kedua pelaku lalu pergi menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor.
Hingga saat ini, kata Dimas, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
"Saya tidak mau berspekulasi apakah kedua pelaku tersebut merupakan kawanan perampok atau begal bersenjata api. Sebab penyidik masih mempelajari rekaman kamera CCTV di minimarket tersebut," katanya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU