
Denpasar - Mabes Polri mengambil alih investigasi mengenai lima warga negara Indonesia (WNI) yang diduga telah bergabung dengan kelompok ISIS dan dideportasi dari Turki.
Sebelumnya mereka diamankan Polda Bali ketika tiba di Bandara Ngurah Rai, Selasa (24/1).
"Mereka dijemput Densus 88 untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Mabes Polri, Jakarta," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja di Denpasar, Kamis.
Seusai dua hari di Polda Bali, kelima WNI itu diterbangkan ke Jakarta. Keberangkatan kelimanya dikawal petugas Polda Bali.
Kelima WNI itu semuanya berasal dari Cilincing, Jakarta Utara. Yakni seorang laki-laki berinisial TUAB dan empat orang perempuan berinisial NK, NAA, MSU dan MAU.
Sebelumnya mereka diamankan aparat berwenang di Istanbul, Turki pada 16 Januari 2017 setelah digerebek di kediaman sementara mereka di `Safe House`.
Mereka ditahan selama seminggu menunggu untuk dideportasi dari Istanbul ke Indonesia melalui Denpasar, Bali.
Dengan menumpang pesawat Emirates EK-398, mereka tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Selasa (24/1) sekitar pukul 22.15 WITA dari Dubai.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU