Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Patrialis Akbar Ungkap Dialog saat OTT KPK

Hukum
13 Jun 2017
Patrialis Akbar Ungkap Dialog saat OTT KPK

 

hariansuara.com, Jakarta – Dialog saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi di Grand Indonesia pada 25 Januari 2017 diungkap oleh Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar dalam sidang dakwaannya.

 

"Yang mulia saya ingin menyampaikan suasana saat saya ditangkap saat OTT pada 25 Januari 2017 di Grand Indonesia. Sekitar jam 9 malam datang kepada saya petugas KPK yang dipimpin saudara Christian, saya baru saja makan malam dan siap-siap untuk pulang," kata Patrialis saat memberikan tanggapan usai mendengarkan dakwaan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa.

 

Meski Patrialis mengaku tidak mengajukan nota keberatan (eksepsi), namun ia menyampaikan tanggapan langsung ke majelis hakim. Patrialis tampak emosional saat menyampaikan tanggapan itu.

 

Saat itu, mantan Menteri Hukum dan HAM tersebut bersama dengan istri, ada anak, cucu dan keponakannya. Patrialis lalu menyampaikan dialognya dengan petugas KPK yang ingin membawa dirinya ke KPK.

 

"Pak Patrialis Akbar saya dari KPK", kata petugas KPK sambil memperlihatkan identitas. "Ada apa?", sahut Patrialis.

 

"Saya minta saudara ikut ke kantor," kata petugas KPK."Urusan apa?" tanya Patrialis.

 

"Tidak usah berdebat, kooperatif saja, saya minta saudara ikut saya," kata petugas KPK.

 

"Penangkapan atau apa? Mana surat tugasnya?" tanya Patrialis.

 

"Sekali lagi saya minta kooperatif kalau tidak saudara akan saya permalukan di muka umum," kata petugas KPK menurut Patrialis.

 

Patrialis pun berpikir bahwa hal itu adalah ancaman dan khawatir kalau petugas tersebut bukan petugas KPK asli bahkan bisa jadi penculik.

 

"Tapi karena dia meyakinkan saya, jadi saya ikut," ungkap Patrialis di hadapan majelis hakim.

 

Saat ditangkap, menurut Patrialis, ia sama sekali tidak melakukan tindak pidana. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X