
hariansuara.com, Washington - Orang yang menembak dirinya sendiri di depan Gedung Putih pada Sabtu (02/02) telah meninggal, kata polisi setempat.
Menurut laporan Washington Post, pria yang belum diidentifikasikan posisinya itu semula berada dalam kerumunan besar saat menembak dirinya sendiri.
Satu video yang diposkan di media sosial menunjukkan ratusan orang melarikan diri saat sirene mengaum dan kendaraan darurat melaju ke tempat kejadian.
Juru bicara Secret Service Cathy Milhoan mengatakan, bahwa pria tersebut menderita luka tembak satu kali dan petugas Dinas Rahasia tidak meletuskan tembakan apa pun.
Presiden AS Donald Trump tidak berada di Gedung Putih pada saat penembakan tersebut. Dia berada di West Palm Beach di Negara Bagian Florida dan diperkirakan akan kembali ke Washington DC Sabtu malam.
Insiden tersebut terjadi tepat sebelum tengah hari, menempatkan Gedung Putih pada sebuah pengamanan. Sementara dengan para jurnalis dikirim ke ruang bawah tanah.
"Personel Secret Service menanggapi laporan dari seseorang yang diduga menderita tembakan senjata yang ditimbulkan sendiri di sepanjang jalur pagar utara @WhiteHouse," Secret Service men-tweet.
"Tidak ada orang lain terluka yang dilaporkan terkait dengan kejadian di @WhiteHouse," kata Secret Service. "Kami mengetahui kejadian tersebut," kata Sekretaris Pers mewakili Gedung Putih Hogan Gidley. "Presiden sudah diberitahu."
Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah sebuah kendaraan menabrak penghalang keamanan di dekat Gedung Putih. Insiden ini sendiri mengakibatkan penangkapan atas diri seorang wanita berusia 35 tahun. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU