
hariansuara.com, Kinabalu - Sebuah sekolah di Sabah, Malaysia, meminta perlindungan yang lebih kokoh setelah sebelumnya seekor gajah masuk ke kantin sekolah beberapa hari lalu.
Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Telupid mengatakan, setelah kejadian itu pihaknya menginginkan dinding beton yang dibangun di sekitar komplek yang saat ini dikelilingi pagar kawat berduri.
"Gajah sepertinya tidak menimbulkan bahaya sebelumnya, tapi sekarang keamanan siswa berisiko," kata Kepala Sekolah Rukimin Sulit.
Gajah itu masuk ke sekolah pada Kamis sekitar pukul 06:00 waktu setempat untuk mencari makanan. Siswa dan guru menjadi panik, karenanya.
Kepala Polisi Distrik Beluran Superintenden V Shivananthan mengatakan, tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
New Straits Times (NST) melaporkan gajah liar itu adalah bagian dari kawanan yang telah berkeliaran di sekitar sekolah. Ini bukan kejadian pertama. Sebuah kawanan gajah terus-menerus mengamuk di Kabupaten Telupid sejak tahun lalu.
Direktur Departemen Margasatwa Sabah Augustine Tuuga mengatakan, pihaknya telah mengirim personalnya untuk menangani situasi tersebut, termasuk melakukan pengamatan terhadap gajah pada 18 Desember yang telah menghancurkan tanaman dan properti penduduk desa.
Sejauh ini, upaya merelokasi semua gajah tidak berhasil, karena gajah terus kembali dan merusak properti di kantor polisi Telupid dan SKM Telupid. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU