
hariansuara.com, Jakarta - Seorang ahli kimia pemenang Nobel Jepang ditemukan berkeliaran di pedesaan Northern Illinois dan istrinya ditemukan tewas di dekatnya, sekitar sembilan jam setelah mereka dilaporkan hilang dari rumah mereka yang berjarak 200 mil jauhnya.
Pemenang Hadiah Nobel Ei-ichi Negishi dibawa ke sebuah rumah sakit setempat untuk perawatan setelah dia terlihat berjalan di dekat Rockford, Illinois, pukul 5 pagi pada hari Selasa, pejabat Departemen Sheriff Ogle County mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis.
Deputi kemudian menemukan mobil dan mayat istrinya, Sumire Negishi, di Ochard Hills. Rockford berjarak sekitar 100 mil sebelah barat Chicago.
"Otopsi jenazah Sumire Negishi ditunda, polisi tidak mencurigai Ei-ichi Negishi dalam kematian istrinya," kata departemen sheriff tersebut.
Pasangan tersebut dilaporkan hilang ke Kepolisian Negara Bagian Indiana sekitar pukul 8 malam. Mereka terakhir terlihat di rumah mereka di West Lafayette, dekat kampus Universitas Purdue dimana Ei-Ichi adalah profesor kimia dan mengajar disana. Ilmuwan tersebut dianugerahi Hadiah Nobel bidang kimia pada tahun 2010. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU