Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Piala Dunia Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Rusia

Internasional
26 Apr 2018
Piala Dunia Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Rusia

hariansuara.com, Moskow - Deputi Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich mengatakan saat ini tidak akan ada pertumbuhan ekonomi di Rusia tanpa investasi yang dihasilkan oleh persiapan untuk Piala Dunia 2018.

Arkady Dvorkovich mengatakan persiapan untuk Piala Dunia telah menyumbangkan 867 miliar rubel (10,04 miliar pound), atau sekitar 1 persen untuk produk domestik bruto (PDB) Rusia.

"Satu persen pasti sangat serius, kontribusi yang sangat penting bagi perkembangan negara kami. Saya dapat mengatakan bahwa tanpa Piala Dunia, tidak akan ada pertumbuhan ekonomi saat ini," katanya.

Baca juga: Neymar: Coutinho dan Gabriel Jesus Akan Bersinar di Piala Dunia

Perekonomian Rusia kembali ke pertumbuhan 1,5 persen tahun lalu setelah penurunan dua tahun akibat sanksi Barat dan jatuhnya harga minyak global.

Tetapi pertumbuhan PDB masih dibawah target pemerintah dan Presiden Vladimir Putin berada di bawah tekana untuk menghidupkan kembali ekonomi negara yang stagnan.

Studi yang dipresentasikan oleh Dvorkovich dan pejabat dari panitia penyelenggara Piala Dunia Rusia pada hari Rabu mengatakan pengeluaran untuk infrastruktur turnamen bisa menambahkan 150-210 miliar rubel ke PDB Rusia setiap tahun selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Pelatih Peru: Messi Pantas Memenangkan Piala Dunia

Bank sentral Rusia sebelumnya mengatakan Piala Dunia akan membawa dorongan kecil bagi ekonomi Rusia tetapi juga memperingatkan turnamen itu dapat menyebabkan peningkatan harga konsumen.

Dvorkovich mengatakan dampak pada inflasi, yang bank sentral telah berjuang untuk menurunkan dari level dua digit ke posisi terendah pasca-Soviet saat ini, akan menjadi kecil.

"Mengenai inflasi, tidak akan ada efek signifikan," katanya. "Investasi yang dibuat ... adalah investasi produktif yang tidak menciptakan tekanan inflasi pada pasar konsumen."(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X