Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Bangkai kapal Abad ke-19 Ditemukan Selama Pencarian MH370

Internasional
03 May 2018
Bangkai kapal Abad ke-19 Ditemukan Selama Pencarian MH370

hariansuara.com, Sydney -  Dua bangkai kapal abad ke-19 ditemukan selama pencarian pesawat MH370 yang hilang di Samudera Selatan.

Pesawat Malaysia Airlines seperti diketahui menghilang pada Maret 2014 dengan 239 orang. Sebagian besar penumpang berasal dari China saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Tidak ada tanda-tanda pesawat ditemukan di daerah itu selama pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan, yang dihentikan pada Januari tahun lalu. Namun perburuan yang dipimpin Australia ini tidak sengaja menemukan dua bangkai kapal di kedalaman 3.900 m.

Pencarian MH370 dimulai kembali pada bulan Januari di daerah utara zona. Pencarian menggunakan kapal penelitian dengan menjelajahi dasar laut yang sejauh ini tidak ditemukan apa-apa selain dua bangkai kapal itu.

Museum Australia Barat menganalisis berdasarkan data sonar dan video dari pencarian pertama untuk menentukan apa yang telah ditemukan dalam pencarian.

Ross Anderson, kurator museum arkeologi maritim mengatakan kedua kapal karam itu adalah kapal layar pedagang abad ke-19, satu kayu dan satu besi,  keduanya membawa batu bara.

Kapal-kapal kargo pada masa itu kemungkinan membawa kru antara 15-30 pria, meskipun kadang-kadang kapten kapal bepergian dengan istri dan anak-anak mereka. Kedua kapal mungkin juga telah membawa penumpang tambahan.

Kapal kayu itu menghilang saat bepergian dari Glasgow di Skotlandia ke Adelaide pada tahun 1876, atau Magdala, berlayar dari Penarth di Wales ke Ternate di Indonesia.

"Untuk kapal besi yang ditemukan kemungkinan bernama barques Kooringa (1894), Ontario Laske (1897) dan West Ridge (1883). Namun kemungkinan West Ridge adalah yang paling sesuai dengan bukti yang disesuaikan dengan data perkapalan Inggris ," tambahnya.

Struktur lambung kapal kayu telah benar-benar rusak, hanya menyisakan sisa-sisa muatan batu bara dan benda-benda logam seperti pengikat, jangkar dan alat kelengkapan.

"Bukti menunjukkan kapal tenggelam karena peristiwa bencana seperti ledakan, yang biasa terjadi dalam pengangkutan kargo batu bara," kata Anderson.

Salah satu penemuan yang paling menarik adalah benda logam persegi panjang besar, enam meter panjangnya. Penemuan ini awalnya membangkitkan kegembiraan karena diduga sebuah peti harta karun. Tapi penemuan itu adalah tangki air besi kapal.

Bangkai kapal kedua lebih utuh dengan posisi berbaring tegak di dasar laut, dengan  dua dek dan lubang intip terlihat di buritan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X