
hariansuara.com, Asuncion - Paraguay mengumumkan pada Rabu (9 Mei) akan mulai memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Kepindahan ini menjadikan Paraguay sebagai negara ketiga yang melakukan hal itu setelah Amerika Serikat dan Guatemala.
Dalam pernyataan singkatnya, kementerian luar negeri Paraguay mengatakan telah memulai proses mengeksekusi keputusan presiden. "Kami sangat senang dengan keputusan penting memindahkan kedutaan Paraguay. Keputusan ini dibuat oleh (Presiden Horacio) Cartes adil dan berani," kata duta besar Israel Zeev Harel kepada surat kabar harian ABC de Asuncion.
Pada hari Senin, juru bicara kementerian luar negeri Israel Emmanuel Nahshon memposting tweet yang merayakan langkah itu. "Berita bagus sebagai pengakuan internasional Yerusalem sebagai ibu kota Israel ," tulisnya.
Baca juga: Guatemala Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem Bulan Mei
Menurut kementerian luar negeri Israel, Cartes kemungkinan akan menghadiri pembukaan kedutaan baru pada 21 atau 22 Mei ditemani oleh presiden terpilih Mario Abdo Benitez, yang diperkirakan akan berkuasa pada Agustus.
Pengumuman Paraguay datang beberapa hari sebelum relokasi kedutaan AS pada 14 Mei, yang bertepatan dengan peringatan 70 tahun pembentukan negara Israel.
Baca juga: Trump Tunjuk Delegasi Untuk Membuka Kedutaan AS di Yerusalem
Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS telah memicu protes besar dari Palestina, yang menganggap Jerusalem timur sebagai ibukota negara masa depan mereka. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU