
hariansuara.com, News York - Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok menuntut Israel melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden kekerasan di Gaza antara Palestina dan pasukan keamanan Israel, Senin lalu.
Blok, yang berada di New York untuk menghadiri debat Dewan Keamanan tingkat tinggi, mengatakan terkejut oleh kekerasan di dekat pagar perbatasan di Gaza, di mana setidaknya 60 orang tewas.
"Sangat penting bahwa jika sebuah negara menggunakan kekerasan, negara harus menyelidiki secara menyeluruh dan mempublikasikan temuan secara terbuka," katanya. "Jika ada kesalahan yang dilakukan, negara harus menghukum mereka yang bertanggung jawab, tambahnya. "Saya sedang menunggu penyelidikan menyeluruh oleh pemerintah Israel."
Baca juga: 16 Tewas, 400 Orang Palestina Terluka Dalam Bentrokan di Gaza
Dilansir Xinhua, Jumat, (18/5), Blok mengatakan kedua belah pihak Israel maupun Palestina harus menghentikan retorika dan kembali ke perundingan. Soal keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, Blok mengatakan negaranya dan Uni Eropa menyesali keputusan tersebut.
Dia mengatakan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Jumat untuk membahas cara-cara untuk melindungi perusahaan-perusahaan Belanda dan Eropa dari konsekuensi keputusan Trump yang menarik diri dari kesepakatan dan untuk mengembalikan sanksi terhadap Iran.
Baca juga: DK PBB Kutuk Pembunuhan Orang Palestina di Gaza
Blok mengatakan akan bertemu Penasihat Keamanan Nasional Trump yang baru, John Bolton. "Belanda adalah investor terbesar ketiga di Amerika Serikat, menyumbang lebih dari 700.000 pekerjaan ke negara itu," kata Blok.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU