
hariansuara.com, Houston - Sepuluh orang tewas dan 10 lainnya luka-luka pada hari Jumat ketika seorang pria bersenjatakan senapan dan pistol melepaskan tembakan ke sebuah sekolah menengah di negara bagian Texas di AS dalam insiden kekerasan senjata terbaru terhadap pelajar.
Gubernur Texas Greg Abbott mengkonfirmasi jumlah korban di Santa Fe High School, Houston, dan menyebut penembakan itu sebagai salah satu serangan paling keji yang pernah ada dalam sejarah sekolah-sekolah Texas.
Selama konferensi pers di dekat sekolah menengah, Abbott berkata, "Dengan hati yang sangat berat saya dapat memastikan pada saat ini, ada 10 nyawa yang telah hilang dan 10 orang lainnya yang telah terluka."
"Kami berduka bagi para korban yang kehilangan nyawa mereka di Sekolah Menengah Santa Fe dan kami berdoa bagi keluarga yang menderita," tambahnya.
Abbott mengatakan dua tujuan segera yang harus dilakukan. Pertama memastikan kejahatan ini akan dituntut secara tepat sementara juga bekerja untuk memastikan bahwa pihaknya memberikan dukungan dan sumber daya dan konseling yang keluarga, korban dan pihak sekolah perlukan.
Tujuan kedua, kata Abbott, adalah mengambil tindakan untuk meningkatkan dan memastikan tragedi ini tidak pernah terulang lagi dalam sejarah negara bagian Texas.
Salah seoarang saksi mata berkata berada di belakang gedung sekolah ketika penembakan terjadi. "Mendengar suara tembakan itu, jantungku berdegup kencang. Itu sangat menakutkan, sangat menakutkan. Saya berada di belakang sekolah dan guru menyuruh kami lari. Jadi, saya akhirnya lari," katanya dikutip Xinhua, Sabtu, (19/5).
Anak itu mengatakan ada tiga suara tembakan sebelum mereka diperintahkan untuk menyelamatkan diri. Mengerikan dan menakutkan adalah satu-satunya kata yang bisa digambarkannya
Penegak hukum mengidentifikasi tersangka bernama Dimitrios Pagourtzis. Abbott mengatakan Pagourtzis menyerahkan diri kepada polisi tanpa keberanian melakukan bunuh diri yang ia rencanakan untuk dilakukan.
Dalam jurnal dan komputernya, tersangka mengatakan ingin melakukan bunuh diri setelah melakukan penembakan. Tersangka saat ini ditahan di Departemen Kepolisian Santa Fe.
Gubernur mengatakan dua senjata digunakan dalam serangan adalah senapan dan pistol 0,38. Kedua senjata secara hukum dimiliki oleh ayah tersangka. Tidak ada informasi apakah ayah itu sadar bahwa putranya telah mengambil senjata.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU