
hariansuara.com, Moskow - Salah satu lukisan paling terkenal Rusia, yang menggambarkan Tsar Ivan the Terrible menggendong putranya yang sekarat, rusak parah setelah seorang pria menyerangnya dengan tiang logam setelah meminum vodka.
Lukisan Ivan the Terrible dan Putra-nya yang diselesaikan oleh pelukis realis Rusia Ilya Repin menggambarkan tsar sedih yang memegangi putranya sendiri dalam pelukannya.
Galeri Tretyakov di Moskow di mana lukisan itu ditampilkan, mengatakan seorang pria telah menyerang kanvas tepat sebelum waktu penutupan pada Jumat lalu.
Pihak galeri menambahkan entah bagaimana pria itu berhasil melewati sekelompok karyawan galeri, mengambil salah satu tiang keamanan logam dan memukul kaca pelindungnya beberapa kali.
"Akibat pukulan, kaca tebal ... hancur," kata pihak galeri dalam sebuah pernyataan. "Kerusakan serius terjadi pada lukisan. Kanvas itu ditusuk di tiga tempat di bagian tengah."
Kerangka itu juga rusak parah tapi untung unsur paling berharga dari lukisan itu yaitu penggambaran wajah dan tangan Tsar dan putranya tidak rusak.
Pihak kepolisian mengatakan kepada kantor berita Rusia, penyerang yang ditahan dan sekarang menghadapi tuduhan merusak artefak budaya adalah pria berusia 37 tahun dari kota Voronezh sekitar 460km dari Moskow.
Dalam video rekaman yang dirilis, pria itu mengaku menyerang lukisan dan mengakui kejahatannya. Beberapa media Rusia menyebut pelaku menyerang lukisan tersebut karena berpikir penggambaran sejarah lukisan itu tidak akurat.
Sebelumnya, lukisan itu juga pernah diserang pada tahun 1913 oleh seorang pria yang terganggu mental. Pelaku menebasnya dengan pisau tiga kali. Repin yang masih hidup saat itu segera memperbaikinya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU