
hariansuara.com, Singapura - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10 Juni), dua hari sebelum pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Kedua pemimpin itu akan bertemu hari Selasa di Hotel Capella,Sentosa, untuk melakukan pembicaraan terkait pembongkaran persenjataan nuklir Korut, bantuan ekonomi dan jaminan keamanan.
Dikutip Channel News Asia, Trump mendarat di Paya Lebar Airbase setelah mempersingkat waktunya di KTT G7 di Kanada. Dia diterima oleh Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.
Dalam posting di Twitter selama penerbangannya, Trump menegaskan kembali optimismenya pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara akan sukses.
“Saya sedang dalam perjalanan ke Singapura di mana kami memiliki kesempatan untuk mencapai hasil yang benar-benar luar biasa bagi Korea Utara dan Dunia. Ini akan jadi hari yang menyenangkan dan saya tahu bahwa Kim Jong-un akan bekerja sangat keras untuk melakukan sesuatu yang jarang dilakukan sebelumnya ... Menciptakan kedamaian dan kemakmuran besar bagi negaranya. Saya menantikan untuk bertemu dengannya dan merasa bahwa kesempatan satu kali ini tidak akan sia-sia! ”
Pertemuan antara Kim dan Trump akan menandai perubahan hubungan antara kedua pemimpin setelah saling tukar ancaman dan hinaan yang sudah berlangsung lama.
KTT itu juga kali pertamanya bagi seorang presiden AS duduk bertemu dengan pemimpin Korea Utara. Lebih dari 2.500 wartawan berada di Singapura untuk meliput acara tersebut.
Kim diperkirakan akan menginap di hotel St Regis dan Trump di Shangri-La, keduanya berada di daerah Tanglin, pusat kota Singapura.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU