
hariansuara.com, Seoul - Korea Utara sedang melakukan perbaikan cepat fasilitas penelitian nuklirnya, kelompok pemantau Korut, 38 North mengatakan pada hari Rabu (27 Juni), kendati Korut menyatakan komitmen untuk denuklirisasi semenanjung di KTT Singapura.
Pemimpin Utara Kim Jong Un berjanji untuk bekerja menuju komitmen itu pada pertemuan puncak awal bulan ini dengan Presiden AS Donald Trump.
"Citra satelit baru-baru ini menunjukka tidak hanya operasi yang berlanjut saat ini di situs nuklir utama Yongbyon Utara tapi juga Korut melakukan pekerjaan infrastruktur," kata kelompok pemantau Korut, 38 North, dilansir Channel News Asia, Kamis, (28/6).
Baca juga: Korea Utara Berjanji Tidak Ada Lagi Uji Coba Rudal Nuklir
"Citra satelit komersial dari 21 Juni menunjukkan perbaikan pada infrastruktur ... Pusat Penelitian Ilmiah Nuklir Yongbyon terus berjalan dengan cepat," katanya.
Kelompok pemantau itu mencatat adanya operasi lanjutan di pabrik pengayaan uranium Korea Utara dan beberapa instalasi baru di lokasi, termasuk kantor teknik dan jalan masuk ke sebuah bangunan perumahan reaktor nuklir.
Baca juga: Korea Utara Resmi Membongkar Situs Uji Coba Nuklir Punggye-ri
Meski begitu, 38 North menegaskan aktivitas-aktivitas ini "tidak boleh dikaitkan dengan janji Korut untuk melucuti senjata nuklirnya."
"Peneliti nuklir diperkirakan akan tetap melanjutkan kegiatannya seperti biasa sampai perintah tertentu dikeluarkan oleh Pyongyang," kata 38 North. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU