
hariansuara.com, Mexico City - Sebanyak 133 politisi tewas terbunuh jelang pemilihan umum Meksiko pada hari Minggu (1 Juli). Data ini terkuak setelah perusahaan konsultan Etellekt melakukan studi tentang kekerasan yang berkaitan dengan pemilihan umum
Menurut Etellekt, pembunuhan terjadi dengan sebagian besar korbannya adalah politisi tingkat lokal. Firma ini mencatat dari September 2017 ketika pendaftaran kandidat dibuka dan penutupan kampanye pada Rabu.
Para korban termasuk 48 kandidat yang mencalonkan diri, 28 tewas selama kampanye pendahuluan dan 20 selama kampanye pemilihan umum. "Kekerasan telah terkonsentrasi di tingkat lokal. Setidaknya 71 persen dari serangan ini terjadi pada pejabat terpilih dan kandidat yang mencalonkan diri untuk jabatan di tingkat lokal," kata direktur perusahaan, Ruben Salazar.
Baca juga: Meksiko Tangkap Gembong Kartel Narkoba Zetas
"Ini adalah hasil dari masalah pemerintahan yang sangat serius di tingkat lokal," katanya dilansir AFP. "Dan hanya satu korban yang mencalonkan diri untuk jabatan federal," katanya.
Sejauh ini pemilu Meksiko sekarang adalah paling kejam yang pernah tercatat. "Dalam pemilu 2012 lalu hanya ada sembilan politisi yang dibunuh dan satu kandidat", kata direktur firma Etellekt, Ruben Salazar.
Meksiko telah dilanda gelombang kekerasan sejak pemerintah mengerahkan tentara untuk memerangi perdagangan narkoba pada 2006. Sejak itu, lebih dari 200.000 orang telah dibunuh dan 30.000 orang lainnya hilang. Salazar mengatakan kekerasan politik telah terdorong oleh fragmentasi kartel sejak perang narkoba dimulai.
Baca juga: Raja Obat Bius Veteran Meksiko Masuk Daftar Orang Paling Dicari FBI
Kelompok hak asasi Amnesty International menyerukan kepada pemerintah Meksiko untuk berbuat lebih banyak menjamin hak asasi manusia dalam pemilihan umum.
"Dihadapkan dengan pemilihan paling kejam dalam sejarah, Meksiko perlu mengambil langkah-langkah serius menjamin rakyatnya dapat menggunakan hak asasi manusia mereka, termasuk hak berpartisipasi dalam masalah-masalah publik selama pemilihan hari Minggu ini," katanya dalam sebuah pernyataan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU