Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ada Co-Pilot Merokok, Pesawat Ini Lakukan Pendaratan Darurat

Internasional
13 Jul 2018
Ada Co-Pilot Merokok, Pesawat Ini Lakukan Pendaratan Darurat

hariansuara.com, China - Salah satu maskapai penerbanga asal Tiongkok harus melakukan pendaratan darurat karena seorang co-pilot menghisap rokok elektrik.

Pihak otoritas mengatakan co-pilot  mencoba menyembunyikan fakta bahwa dia merokok tetapi secara tidak sengaja mematikan AC, menyebabkan kadar oksigen turun.

Kru pesawat pada penerbangan dari Hong Kong ke kota Dalian harus merilis masker oksigen dan membawa pesawat lebih dari 6.500 m (21.000 kaki) lebih rendah kemudian kembali ke ketinggian jelajah.

Pemeriksaan awal oleh Administrasi Penerbangan Sipil China menunjukkan bahwa co-pilot mencoba mematikan kipas untuk menghentikan asap yang mencapai kabin penumpang tanpa memberi tahu kapten, tetapi mematikan unit pendingin udara sebagai gantinya.

Petugas keamanan regulator Qiao Yibin mengatakan kru pesawat harus melakukan tindakan darurat, merilis masker oksigen sampai mereka bisa mengetahui masalahnya.

Jika sebuah pesawat kehilangan tekanan kabin, pilot harus membawa pesawat ke ketinggian yang lebih rendah untuk menjaga awak dan penumpang tetap aman. Begitu mereka melihat bahwa AC telah dimatikan, mereka mengaktifkannya kembali dan membawa pesawat kembali ke ketinggian normal.

Pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki penyebab "secara lebih rinci", memeriksa baik perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit untuk menentukan secara tepat apa yang menyebabkan insiden tersebut.

Maskapai ini berjanji  akan melakukan tindakan"tanpa toleransi" terhadap perilaku co-pilot tersebut. Peraturan penerbangan di Tiongkok melarang semua awak pesawat untuk merokok, dan melarang penumpang menggunakan e-rokok di pesawat pada tahun 2006.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X