
hariansuara.com, Rusia - Pengadilan Moskow pada Senin (16 Juli) menjatuhkan hukuman 15 hari penjara pada satu dari empat orang yang menerobos lapangan saat final Piala Dunia antara Prancis dan Kroasia berlangsung.
Hakim juga melarang Veronika Nikulshina menghadiri acara olahraga selama tiga tahun. "Invasi" lapangan oleh anggota band punk Pussy Riot adalah tindakan nekat di stadion Luzhniki di Moskow di depan Presiden Rusia Vladimir Putin. Tiga lainnya akan dijatuhi hukuman pada hari Senin.
Olga Kurachyova, salah satu dari empat yang berlari ke lapangan mengenakan pakaian ala polisi, mengatakan aksi itu dimaksudkan untuk mempromosikan kebebasan berbicara dan memprotes badan sepakbola dunia, FIFA.
Bek Kroasia Dejan Lovren mengatakan bahwa insiden itu telah mengganggu pertandingan pada momen penting bagi timnya. "Sangat disayangkan mereka mengganggu para olahragawan," kata Kurachyova.
Pertandingan final yang ditonton dari tribun oleh Putin dan presiden Prancis dan Kroasi sempat dihentikan sebentar di awal babak kedua, tetapi dilanjutkan setelah 25 detik.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU