
hariansuara.com, Bogota - Sombra, anjing pendeteksi narkoba Kepolisian Nasional Kolombia tak dinyana membuat kartel narkoba resah. Bahkan baru-baru ini, para kartel Narkoba mulai menaruh "harga" di kepalanya. Pihak berwenang pun memindahkan Sombra ke bandara yang lebih aman dan dikawal lebih banyak petugas.
Anjing berusia 6 tahun ini telah menjadi duri bagi para pengedar narkoba. Beberapa tahun terakhir, indra penciumannya yang kuat telah membantu polisi Kolombia melakukan 200 penangkapan dan menyita sekitar sembilan ton obat-obatan terlarang.
Sombra, yang diterjemahkan sebagai 'bayangan' telah menjadi pahlawan perjuangan melawan kartel narkoba, tetapi bagi penjahat yang kehilangan uang karena hidungnya yang seperti radar, menganggapnya sebagai ancaman yang harus dilenyapkan.
Untuk itu, Urabeños, yang juga dikenal sebagai Klan Teluk, dilaporkan akan memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa melenyapkan Sombra. Harganya variasi antara 20 dan 200 juta peso Kolombia ( 7.000 dan 70.000 ribu dollar AS).
"Fakta bahwa mereka ingin menyakiti Sombra dan menawarkan hadiah yang setinggi itu untuk menangkap atau membunuhnya menunjukkan para Kartel resah," kata juru bicara polisi kepada The Telegraph.
Untuk melindungi Sombra, pihak berwenang Kolombia untuk sementara memindahkannya dari bandara Turbo di wilayah Urabá ke bandara El Dorado di Bogotá, yang dianggap lebih aman. Namun, mereka tidak mau mengambil risiko, Sombra pun dikawal ketika dia melakukan putaran sniffing.
Sombra pertama kali membuat berita utama pada tahun 2016, ketika mengendus sebuah wadah pisang yang ternyata berisi 2.958 kilogram kokain hidroklorida.
Pada bulan Mei tahun lalu, dia menemukan 1,1 ton kokain yang siap dikirim ke Belgia, dan sebulan kemudian Sombra menemukan 5,3 ton kokain siap dikirim keluar negeri.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU