
hariansuara.com, Jakarta - Facebook mengatakan pada Senin (27 Agustus), pihaknya telah menghapus akun pejabat militer Myanmar tertentu dari situs web media sosial dan akun Instagram untuk mencegah penyebaran "kebencian dan informasi yang salah".
"Secara khusus, kami melarang 20 orang dan organisasi Myanmar dari Facebook - termasuk Jenderal Senior Min Aung Hlaing, panglima tertinggi angkatan bersenjata, dan jaringan televisi Myawady militer," kata Facebook.
"Kami menghapus total 18 akun Facebook, satu akun Instagram dan 52 Halaman Facebook, yang diikuti oleh hampir 12 juta orang," kata Facebook dalam posting blognya.
Situs jejaring sosial media terbesar di dunia ini mengatakan telah menghapus 46 Halaman dan 12 akun karena terlibat dalam perilaku "tidak autentik".(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU