.jpeg)
hariansuara.com, Nairobi - Kenya telah menangkap seorang pria China setelah membuat video dengan komentar rasis yang dibagikan di media sosial.
Warga negara China yang diidentifikasi sebagai Liu Jiaqi telah ditangkap dan sedang diproses untuk dideportasi, kata departemen imigrasi Kenya.
"Izin kerjanya telah dibatalkan dan (dia) akan dideportasi atas dasar rasisme," kata petugas imigrasi di Twitter feed-nya.
Dalam video dua setengah menit yang dibagikan di Twitter, Liu, tampaknya berada di tengah-tengah perselisihan dengan salah satu karyawannya. "Setiap orang, setiap Kenya ... seperti monyet, bahkan Uhuru Kenyatta."
Karyawan menyarankan Liu harus "kembali ke China" jika dia merasa seperti itu, namun dia merespon dengan pelecehan lebih lanjut. "Saya tidak termasuk di sini. Saya tidak suka di sini, seperti monyet, saya tidak suka berbicara dengan mereka, baunya buruk, dan miskin, dan bodoh, dan hitam. Saya tidak suka mereka."
Dia menambahkan tinggal di Kenya karena uang. Beberapa warga Kenya di media sosial menyerukan agar Liu dituntut dan bukannya dideportasi.
Zhang Gang, juru bicara kedutaan China di Nairobi, mengatakan klip itu direkam pada bulan Juni dan yang bersangkutan telah dihukum oleh perusahaannya atas kesalahannya dan meminta maaf kepada rekannya di Kenya.
"Pembicaraan pribadi dan perasaan pribadinya ini tidak mewakili pandangan orang China," katanya, menambahkan warga negara China harus membuat kontribusi positif terhadap persahabatan dan kerja sama antara China dan Kenya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU