Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Laut Tercemar, Sebagian Besar Penyu Makan Plastik

Internasional
14 Sep 2018
Laut Tercemar, Sebagian Besar Penyu Makan Plastik

hariansuara.com, Canberra -  Lebih dari separuh penyu laut di dunia makan plastik.

Hal ini terkuak dari analisis terhadap 1.000 penyu laut oleh badan ilmiah Australia, Organisasi Riset Ilmiah dan Industri Persemakmuran (CSIRO) dimana ada 52 persen dari penyu makan plastik.

Para peneliti menemukan bahwa penyu yang makan satu potong plastik memiliki peluang 22 persen mati sebagai hasilnya. 

Setelah kura-kura mengkonsumsi 14 potong plastik, ada 50 persen kemungkinan penyu akan mati.

"Kami tahu bahwa penyu mengkonsumsi banyak plastik, tetapi kami tidak tahu pasti apakah plastik itu benar-benar menyebabkan kematian kura-kura, atau apakah kura-kura kebetulan memiliki plastik di dalamnya ketika mereka mati,"kata Ilmuwan Riset Chris Wilcox, CSIRO Oceans and Atmosphere .

"Jutaan ton sampah plastik memasuki lautan dunia kita setiap tahun dan semakin baik kita memahami masalah ini, semakin baik kita mengatasi masalah ini, dan bekerja menuju solusi yang layak."

Tidak mengherankan, tim menemukan kemungkinan kematian penyu meningkat dengan setiap potongan plastik yang mereka makan.

Menurut World Economic Forum (WEF), jumlah plastik di lautan dunia telah berlipat ganda dalam 20 tahun terakhir.

WEF menemukan lautan akan mengandung lebih banyak plastik daripada ikan pada tahun 2050 jika polusi berlanjut pada tingkat saat ini.

"Bahkan satu potong plastik pun bisa membunuh penyu," kata Kathy Townsend, dosen ekologi hewan di Universitas Sunshine Coast.

"Beberapa penyu yang kami pelajari hanya makan satu potong plastik sudah cukup untuk membunuhnya. Dalam satu kasus, usus bocor, dan di sisi lain, plastik lunak menyumbat usus.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X