Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Supermarket Besar London Akan Larang Penggunaan Plastik di 2023

Internasional
23 Sep 2018
Supermarket Besar London Akan Larang Penggunaan Plastik di 2023

hariansuara.com, London -  Supermarket besar Inggris Co-op mengumumkan akan melarang penggunaan plastik pada tahun 2023 dalam upaya untuk mengatasi polusi plastik.

"Harga makanan yang dibungkus plastik telah menjadi terlalu banyak untuk ditelan dan mulai hari ini, Co-op akan menghapuskan kemasan plastik," kata Jo Whitfield, kepala eksekutif ritel Co-op, dalam sebuah pernyataan.

"Langkah pertama untuk menghapus plastik sekali pakai adalah dengan  meluncurkan tas alternatif  belanja yang ramah lingkungan," tambahnya.

Kantong kompos ringan yang dapat digunakan untuk membawa belanja dan kemudian digunakan kembali akan diperkenalkan dalam beberapa minggu ke hampir 1.400 toko di seluruh Inggris, Skotlandia dan Wales, dan kemudian ke semua 2.600 tokonya.

Co-op juga mengatakan semua kemasan mereknya sendiri akan mudah didaur ulang pada tahun 2023 dan akan menggunakan minimal 50 persen plastik daur ulang dalam botol pada tahun 2021.

Tujuh supermarket terbesar di Inggris telah mencatat penurunan 86 persen dalam penjualan kantong plastik karena penambahan biaya wajib sebesar 5 sen (0,07 dolar AS) yang diperkenalkan oleh pemerintah,

Inggris adalah salah satu dari banyak negara di seluruh dunia yang telah mengumumkan larangan atau pembatasan plastik sekali pakai karena polusi plastik telah menjadi krisis global.

Gubernur negara bagian California AS menandatangani RUU yang melarang restoran  menyediakan sedotan plastik. Hal ini membuat California sebagai negara bagian pertama di negara itu yang melakukannya.

Pada bulan September 2017, Seattle menjadi kota besar pertama di AS yang melarang sedotan plastik, diikuti oleh San Francisco, Santa Barbara, Malibu, dan kota-kota lainnya. Selandia Baru dan Chili juga mengumumkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai baru-baru ini.

Sekitar 8 juta ton sampah plastik dibuang ke lautan setiap tahun, menyebabkan kerusakan pada kehidupan laut, menurut studi oleh University of Georgia pada tahun 2015. Para ilmuwan juga prihatin tentang kemungkinan dampak jangka panjang dari potongan-potongan plastik kecil pada kesehatan manusia melalui rantai makanan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X