
hariansuara.com, Washington - Polisi AS pada hari Senin menembak mati seorang pria berusia 25 tahun yang mengaku memiliki senjata api dan membuat ancaman kepada staf di Pusat Medis Regional Orlando di Florida, negara bagian tenggara AS.
"Pria yang tidak dikenal itu dibawa ke pusat medis sebagai pasien sekitar pukul 6:00 pagi pada hari Senin," kata Kepala Polisi Orlando John Mina.
Mina mengatakan pria itu dalam keadaan tenang setelah dibawa ke rumah sakit untuk "kondisi medis," tetapi mulai membuat ancaman kepada staf rumah sakit yang menyebabkan ruang gawat darurat menjadi riuh.
"Dia bilang dia punya pistol dan akan menembak siapa saja yang mendekatinya," kata Mina.
Polisi dipanggil ke rumah sakit, tetapi pria itu membuat "gerakan agresif" ketika petugas polisi mendekatinya, menurut NBC News. Dia kemudian ditembak mati.
"Saya pikir jika pasien itu tidak membuat gerakan agresif, kami akan berbicara dengannya lagi," kata Kepala Polisi Orlando John Mina.
Dalam insiden ini, tidak ada senjata yang ditemukan dan tidak ada orang lain yang terluka. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU