
hariansuara.com, Madrid - Dewan Keamanan Nuklir Spanyol (CSN) mengatakan dalam sebuah komunike bahwa kontaminasi radioaktif ada di berbagai situs di negara ini.
"Ada beragam medan di Spanyol yang mengandung radioaktivitas yang berasal dari aktivitas manusia. Kontaminasi ini berasal dari kecelakaan atau praktik yang terjadi di masa lalu," kata CSN yang menambahkan tidak ada risiko radiologis yang signifikan.
Situs-situs daftar CSN berlokasi di seluruh Spanyol. Salah satunya dekat sungai Jarama di barat selatan Madrid di mana limbah nuklir mengendap di delapan parit setelah kebocoran pada tahun 1970.
Situs yang paling terkenal adalah Palomares di tenggara Spanyol, tempat empat bom hidrogen jatuh setelah kecelakaan yang melibatkan pesawat pembom B-52 AS dan sebuah pesawat pengisian bahan bakar pada Januari 1966.
Untungnya tidak ada bom yang meledak, tetapi dua di antaranya melepaskan Plutonium dan mencemari 40 hektar lahan, dibagi menjadi empat zona terpisah, menurut CSN dilansir dari Xinhua, Jumat, (5/10).
Daerah lain dengan kontaminasi berada di daerah yang dikenal sebagai "Marismas de Medana" yang terletak di muara Sungai Tinto di provinsi Huelva di Spanyol barat daya, di mana wilayah tanah yang dikenal sebagai CRI-9 sekitar 1.600 persegi meter terkandung Resium-137.
Sementara itu, area seluas 108 hektar dekat Cartagena di tenggara Spanyol terkontaminasi oleh Uranium-238, yang juga hadir di reservoir Sungai Ebro di wilayah Flix (timur laut Spanyol).(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU