Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Dituduh Mata-mata, UAE Tahan Mahasiswa Inggris

Internasional
16 Oct 2018
Dituduh Mata-mata, UAE Tahan Mahasiswa Inggris

hariansuara.com, Dubai - Uni Emirat Arab menahan seorang mahasiswa asal Inggris terkait tuduhan mata-mata.

"Matthew Hedges dituduh memata-matai untuk negara asing, membahayakan keamanan militer, politik dan ekonomi negara", kata jaksa agung UAE Hamad al-Shamsi.

Pria berusia 31 tahun yang meneliti kebijakan keamanan luar dan dalam negeri UAE setelah revolusi Musim Semi Arab 2011 ditahan di bandara Dubai pada 5 Mei.

Istri Hedges, Daniela Tejada, mengatakan suaminya ditahan di sebuah lokasi yang dirahasiakan di UAE dalam kurungan isolasi dengan akses terbatas ke konsulat dan keluarganya serta tidak ada akses ke pengacara sampai pekan lalu.

Dia mengatakan Hedges telah diberitahu pekan lalu bahwa dia dituduh mengumpulkan informasi dan membagikannya dengan agen asing - Pemerintah Inggris.

Tejada meminta pemerintah Inggris untuk mengklarifikasi secara publik bahwa Matt tidak bersalah atas tuduhan itu dan ada banyak kebohongan tentang suaminya.

"Situasi yang mengerikan ini telah berlangsung terlalu lama," katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan pekan lalu sangat khawatir tentang nasib Hedges. "Saya sudah berbicara dengan menteri luar negeri Emirat dua kali  mengenai masalah ini secara langsung sehingga mereka  sadar akan kekhawatiran kami dan kami memantau dengan sangat cermat," katanya.

Tuduhan terhadap Hedges didasarkan pada bukti dari investigasi yang dilakukan oleh penuntut umum, menurut jaksa agung.

"Hedges telah berperan sebagai peneliti untuk menutupi aktivitasnya," katanya seraya menambahkan tuduhan itu didukung oleh informasi yang diambil dari perangkat elektroniknya.

Tejada yang pernah mengunjungi suaminya sekali dan berbicara dengannya di telepon beberapa kali mengatakan minggu lalu suaminya tidak bersalah sama sekali. "Dia hanya melakukan penelitian akademis" tuturnya. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X