Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Kejaksaan Turki Ungkap Detail Pembunuhan Khashoggi

Internasional
01 Nov 2018
Kejaksaan Turki Ungkap Detail Pembunuhan Khashoggi

hariansuara.com, Istanbul - Kepala Kejaksaan Turki mengatakan Jurnalis Jamal Khashoggi meninggal setelah dicekik sehabis memasuki konsulat Saudi di Istanbul. Kemudian tubuhnya dimutilasi sebagai bagian dari rencana yang direncanakan sebelumnya.

Rincian tentang pembunuhan publik disiarkan untuk pertama kali hanya satu jam setelah jaksa kepala Arab Saudi meninggalkan Istanbul. Kepala Jaksa Turki mengatakan dia berkewajiban untuk melepaskan informasi setelah pembicaraan keduanya tidak menghasilkan hasil nyata.

Laporan di media Turki sebelumnya mengatakan Khashoggi tewas dan dimutilasi oleh tim yang dikirim dari Riyadh.

Jenazahnya sampai sekarang belum ditemukan.

"Sesuai dengan yang direncanakan, korban bernama Jamal Khashoggi, dicekik sampai mati segera setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018 untuk formalitas pernikahan," kata pernyataan dari kantor jaksa kepala Istanbul.

"Tubuh korban dimutilasi setelah dicekik sampai meninggal," tambahnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Sheikh Saud al-Mojeb tiba di Istanbul pada hari Minggu dan bertemu dengan Fidan dua kali, mengunjungi konsulat dan berbicara dengan agen intelijen MIT Turki.

Dia kemudian terbang dari Istanbul pada Rabu sore tanpa membuat pernyataan publik. "Terlepas dari upaya kami yang bermaksud baik untuk mengungkapkan kebenaran, tidak ada hasil nyata dari pertemuan itu," kata kantor kejaksaan Turki.

Ia menambahkan kantor kejaksaan Saudi mengundang Fidan dan delegasinya ke Riyadh bersama dengan bukti yang mereka peroleh.

Seorang pejabat senior Turki sebelumnya mengatakan para pejabat Saudi tampaknya tertarik untuk mencari tahu bukti apa yang Turki miliki terhadap para pelaku.

"Tapi kami tidak mendapat kesan bahwa mereka benar-benar ingin bekerja sama dalam penyelidikan," kata pejabat anomin itu dikutip AFP. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X