
hariansuara.com, Mumbai, - Harimau yang diduga menewaskan 13 manusia dalam dua tahun ditembak mati di India setelah diburu secara besar-besaran.
Perburuan harimau ini menjadi salah satu perburuan harimau paling terkenal di India dalam beberapa dasawarsa. Harimau berhasil ditembak mati di hutan negara bagian Maharashtra.
Perburuan melibatkan tim dengan lebih dari 150 orang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencari harimau. Mereka mencari dengan menggunakan paraglider dan puluhan kamera inframerah sementara penembak jitu naik ke punggung gajah.
Namun penembakan harimau ini memicu kontroversi setelah adanya laporan Times of India dan media lainnya mengatakan harimau itu ditembak di hutan Yavatmal tanpa ada upaya untuk menenangkannya.
Mahkamah Agung India sebelumnya telah mengeluarkan perintah berburu pada bulan September. Perintah itu menyebutkan harimau dapat dibunuh jika obat penenang gagal.
Harimau (T1) sendiri ditembak mati oleh Ashgar Ali Khan, putra pemburu paling terkenal India, Nawab Shafath Ali Khan. Kepala Konservator Utama Hutan AK Mishra mengatakan kepada surat kabar Indian Express bahwa staf hutan berhasil menembak harimau dengan obat penenang.
Namun, katanya, harimau menyerang tim dan memaksa Ashgar menembak untuk membela diri. Harimau betina pun terbaring mati dalam satu tembakan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU