
hariansuara.com, Gaza - Seorang pejabat senior Palestina mengutuk pengumuman Jair Bolsonaro presiden terpilih Brasil yang ingin memindahkan kedutaan Israel negaranya ke Yerusalem.
"Ini adalah langkah-langkah provokatif dan ilegal yang hanya akan mengganggu keamanan dan stabilitas di kawasan itu," kata Hanan Ashrawi, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dilansir AFP.
Seperti diketahui Amerika Serikat telah memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada bulan Mei. Kepindahan ini memicu kemarahan di antara orang-orang Palestina.
"Sangat disayangkan bahwa Brasil telah bergabung dengan aliansi ini dan melawan hukum internasional," kata Ashrawi.
Pada hari Kamis Bolsonaro dalam tweetnya, dia menuliskan, “Seperti yang dinyatakan sebelumnya selama kampanye kami, kami bermaksud untuk mentransfer kedutaan Brasil dari Tel Aviv ke Yerusalem. Israel adalah negara berdaulat dan kami akan menghormati itu," katanya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU