
hariansuara.com, Seoul - Korea Selatan dan Korea Utara mulai membongkar 20 pos penjaga di sepanjang perbatasan kedua negara, Minggu, (11/11), untuk mengurangi ketegangan di perbatasan.
Berdasarkan kesepakatan yang dibuat antara jenderal Korsel dan Korut pada akhir Oktober, Korea Utara dan Selatan sepakat untuk membongkar 10 pos dan mempertahankan satu pos di kedua sisi perbatasan.
Kantor berita Yonhap mengutip kementerian pertahanan Seoul, menyebutkan Korea Selatan memiliki sekitar 60 pos di sepanjang perbatasan sementara Korea Utara memiliki sekitar 160 pos.
Seperti diketahui, di bawah pimpinan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, Seoul, telah mengupayakan kebijakan untuk meredakan ketegangan dengan Korea Utara.
Sebelumnya, Moon dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyetujui rencana untuk meredakan ketegangan di sepanjang perbatasan selama pertemuan puncak ketiga antara kedua negara di Pyongyang pada bulan September.
Kim dan Presiden AS Donald Trump juga mengadakan pertemuan bersejarah pada bulan Juni di Singapura dan menandatangani perjanjian tentang denuklirisasi. Namun hanya sedikit kemajuan telah dibuat sejak itu, dengan kedua negara berselisih tentang makna yang tepat dari perjanjian tersebut.
Perundingan yang direncanakan antara Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan salah satu tangan kanan Kim, Kim Yong Chol, juga tertunda pekan ini.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU