
hariansuara.com, Jakarta - Seorang penumpang diturunkan dari pesawat India dan ditahan setelah memposting foto dirinya di Snapchat dengan kata "teroris".
Yogvedant Poddar diturunkan dari penerbangan Jet Airways setelah penumpang lain melihatnya mengetik "Teroris sedang terbang, saya menghancurkan hati wanita" di teleponnya.
Warga Irlandia Benjamin Plackett yang duduk di belakang Poddar melihatnya pada hari Senin lalu memperingatkan awak kabin saat pesawat sedang dipersiapkan untuk take-off.
"Foto itu disertai foto yang menunjukkan separuh wajahnya ditutupi dengan saputangan," kata wakil komisaris polisi Kolkata.
Poddar lalu ditahan selama hampir sepuluh jam sebelum dibebaskan tanpa jaminan.
"Kami menanyainya secara ekstensif. Kami tidak menemukan tautan teror. Itu adalah pesan yang dimaksudkan khusus untuk teman-temannya dan tidak dimaksudkan mengancam atau menyakiti siapa pun,"katanya.
Jet Airways mengatakan dalam sebuah pernyataan seorang penumpang telah didaratkan karena alasan keamanan. Pesawat berangkat dengan tujuan dan waktu penerbangan yang direvisi setelah pemeriksaan telah dilakukan.
Kejadian penumpang diturunkan dari pesawat bukan sekali dua kali terjadi di India. Sebelumnya, pada bulan September, ada penumpang India dalam penerbangan GoAir yang picu kepanikan saat mencoba membuka pintu pesawat.
Pada minggu yang sama, ada juga penumpang yang mencoba mengakses kokpit untuk mengisi daya teleponnya ketika pesawat sedang persiapan take-off.(*)
(Foto: Ilustrasi / Channel News Asia)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU