
hariansuara.com, Jakarta - Setelah hampir lima dekade eksis, Jepang akhirnya mengakhiri layanan pager untuk selamanya.
Penyedia layanan terakhir di negara itu, Tokyo Telemessage, mengumumkan menghentikan layanannya pada 2019.
Menurut SoraNews24, perusahaan itu mengatakan sekitar 1.500 orang masih menggunakan pager di area layanannya, yang meliputi Tokyo dan tiga wilayah tetangganya.
"Pager dulunya hit besar ... tetapi jumlah pengguna sekarang turun menjadi 1.500," kata perusahaan yang menambahkan bahwa telah menghentikan pembuatan perangkat keras 20 tahun yang lalu.
Pager, yang dikenal sebagai "poke-beru" atau "pocket bell" di Jepang pernah populer. Perangkat kecil yang mengirim pesan singkat melalui gelombang radio mencapai puncak popularitas pada tahun 1996 ketika 10 juta unit pager digunakan di Jepang.
Namun fungsi pager dengan cepat diambil alih oleh ponsel. Perusahaan telekomunikasi NTT yang jadi perusahaan yang pertama kali memperkenalkan pager di negara itu menghentikan layanan pada tahun 2007.
Sekarang lebih dari satu dekade kemudian, Tokyo Telemessage mengikuti jejaknya dan menutup layanannya.(*)
(Foto: Ilustrasi Pager / Wikipedia)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU