
hariansuara.com, Jakarta - Seorang nenek berusia 102 tahun menjadi skydiver tertua di dunia setelah terjun dari ketinggian 4.300 di langit Australia Selatan.
Nenek pecandu adrenalin, Irene O'Shea, mengatakan "merasa normal" setelah meluncur dengan kecepatan 220kmh di udara.
Sebelumnya, nenek-nenek ini menyelesaikan skydive pertamanya saat merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada tahun 2016. Tetapi penyelenggara mengatakan apa yang dilakukan pada Minggu (9 Desember) saat usianya 102 tahun pantas mendapat tempat di buku-buku sejarah.
"Cuacanya bagus tapi sangat dingin," kata O'Shea.“Saya bersama mitra yang sama (Jed Smith) dan teman-teman muda yang sama berada di pesawat."
O'Shea mengambil risiko ini demi mengumpulkan dana untuk amal penyakit neuron motorik setelah putrinya meninggal karena sakit.
Sejauh ini nenek O'Shea telah mengumpulkan hampir 12 ribu dollar AS. Dia berharap dapat mengumpulkan 10 ribu dollar AS lagi dari lompatannya ini.(*)
(Foto: Irene O'Shea / News.au.com)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU