
hariansuara.com, Jakarta - Ibu kota Ceko Praha mengalami tahun terpanas sejak tahun 1775, lembaga cuaca mengatakan pada Sabtu (5 Januari).
"Pada 2018, suhu tahunan rata-rata di Praha-Clementium adalah 12,8 derajat Celcius (55,04 Fahrenheit), atau 3,2 derajat lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata antara tahun 1775-2014," kata Institut Hydrometeorological dalam sebuah pernyataan yang merujuk pada stasiun cuaca Clementinum di Ceko.
Lembaga cuaca ini menggambarkan suhu tahun ini sebagai yang luar biasa di atas normal. Rekor suhu rata-rata tahunan sebelumnya di Praha, 12,5 derajat Celcius, ditetapkan pada 2014 dan 2015.
Mereka juga mencatat rekor pada musim panas ini, dengan suhu siang hari rata-rata mencapai 22,7 derajat Celcius (72,5 Fahrenheit).
Kekeringan musim panas mempengaruhi 94 persen negara Eropa tengah dan menyebabkan kerusakan tanaman yang meluas.
Para petani di seluruh Eropa, termasuk di wilayah utara yang biasanya basah seperti Swedia dan negara-negara Baltik, mengalami kekeringan di musim panas ini.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU