Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Masjid Tempat Penembak Klab Malam Florida Beribadah Diserang

Internasional
13 Sep 2016
Masjid Tempat Penembak Klab Malam Florida Beribadah Diserang

 

 

Jakarta - Masjid Florida tempat Omar Mateen, pelaku penembakan massal di sebuah klab malam kaum gay di Orlando, biasa menjalankan salat mendapat serangan pada Senin, (12/9/2016), kata para penyelidik.

 

Omar Mateen terbunuh oleh para penegak hukum setelah menembaki para pengunjung sebuah tempat hiburan malam kaum gay di Orlando, Florida, pada Juni hingga menewaskan 49 orang dan melukai 53 lainnya.

 

Pihak berwenang menerima sejumlah laporan bahwa api berkobar dari masjid Islamic Center of Fort Pierce, yang berada sekitar 161 kilometer tenggara Orlando, sekitar pukul 00.30 waktu setempat, kata Sheriff St. Lucie County, David Thompson, dalam jumpa pers. Tidak ada laporan mengenai orang-orang yang terluka dalam insiden tersebut.

 

Serangan terjadi pada hari kaum Muslim merayakan Idul Adha.

 

Video pengawas menunjukkan ada satu orang mendekati masjid beberapa saat sebelum api muncul, ujar Thompson. "Tak lama setelah orang itu mendekat, kobaran api mucul dan orang yang bersangkutan pergi meninggalkan lokasi," kata Thompson.

 

Para penyelidik akan memperbesar gambar video agar dapat mengenali si tersangka pelaku serangan, katanya.

 

Pada Juni sebelum melancarkan penembakan, Omar Mateen mengatakan kepada polisi melalui panggilan ke nomor darurat, 911, bahwa ia telah menyatakan kesetiaan kepada pemimpin kelompok militan ISIS. Namun, para penyelidik tidak percaya bahwa ia mendapat dukungan dari organisasi-organisasi di luar Amerika.

 

Tak lama setelah pembantaian massal di Orlando itu terjadi, masjid di Fort Pierce terungkap sebagai tempat Mateen menjalankan ibadah.

 

Masjid tersebut kemudian melaporkan menerima sejumlah ancaman kekerasan dan intimidasi.

 

Pada Juni, satu kelompok pengendara motor berkeliling memutari masjid tersebut dan berteriak-teriak ke arah para anggota jamaah sementara pada Juli seorang warga Muslim dipukuli di luar masjid itu.

 

Thompson mengatakan para penyelidik masih mencari motif serangan pada Senin dan mempertimbangkan kemungkinan bahwa serangan itu terkait dengan peringatan ke-15 serangan 11 September pada Minggu. "Saya tidak akan berspekulasi, tapi tentunya kemungkinan itu kami pikirkan juga," kata Thompson.

 

Perayaan Idul Adha berlangsung pada Senin dan juga bisa memicu tersangka melakukan serangan, katanya.

 

Masjid Islamic Center of Fort Pierce untuk sementara telah memindahkan lokasi yang disediakan bagi jamaah untuk menjalankan salat Idul Adha.

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X