Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Duterte: Pasukan Khusus AS Segera Ditarik Dari Filipina Selatan

Internasional
13 Sep 2016
Duterte: Pasukan Khusus AS Segera Ditarik Dari Filipina Selatan

 

 

Jakarta - Presiden Filipina Rodrigo Duterte  menyerukan agar AS menarik pasukan khusus dari pulau di Filipina Selatan, karena kehadiran mereka bisa menyulitkan serangan terhadap militan Abu Sayyaf di wilayah tersebut.

 

Duterte  yang menjadi sorotan pekan lalu atas omelan televisinya terhadap  Amerika Serikat dan Presiden Barack Obama, mengatakan pasukan Amerika masih di Mindanao.

 

"Mereka harus pergi," kata Duterte dalam pidato upacara pengambilan sumpah bagi para pejabat baru dilansir kantor berita Reuters, Selasa, (13/9/2016). "Saya tidak ingin keretakan dengan Amerika. Tetapi mereka harus pergi."

 

Dia menambahkan: "Mereka akan mencoba untuk menculik mereka untuk mendapatkan uang tebusan."

 

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, mengatakan tidak mengetahui adanya komunikasi resmi oleh Manila yang menyerukan penarikan pasdukan. Dia mengatakan Washington tetap berkomitmen untuk aliansi. Pejabat AS lainnya mengatakan hanya ada "sedikit" dari pasukan khusus di Mindanao.

 

Obama sebelumnya membatalkan pertemuan yang direncanakan dengan Duterte di KTT ASEAN pekan lalu setelah Duterte mengucapkan kata-kata tak pantas. Namun, pada hari Jumat Duterte mengatakan kepada Obama,  komentar itu tidak ditujukan terhadap dirinya.

 

Washington mengerahkan pasukan khususnya di Mindanao pada tahun 2002 untuk melatih  unit Filipina memerangi militan Abu Sayyaf. Namun dihentikan pada tahun 2015,  tetapi kehadiran kecil pasukan itu  tetap dipertahankan untuk logistik dan dukungan teknis.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X