Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Amnesty Serukan Penyelidikan Internasional Terkait Kasus Khashoggi

Internasional
11 Jan 2019
Amnesty Serukan Penyelidikan Internasional Terkait Kasus Khashoggi

hariansuara.com, Jakarta - Amnesty International, Kamis (10 Januari) menyerukan penyelidikan internasional terkait kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi,  Jamal Khashoggi.

"Kami sekali lagi menyerukan penyelidikan internasional di bawah otoritas PBB terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi," kata Goksu Ozahishali, salah satu perwakilan kelompok hak asasi Turki, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di depan konsulat Saudi di Istanbul.

Dalam kasus yang mengejutkan dunia, Khashoggi, kritikus Riyadh yang menulis untuk Washington Post, dibunuh dan mayatnya dipotong-potong di dalam kompleks diplomatik kerajaan Arab Saudi pada 2 Oktober.

"Kami menuntut keadilan bagi Jamal Khashoggi yang berjuang untuk kebebasan berekspresi di dunia Arab," kata Ozahishali.

Aktivis Amnesty itu kemudian secara simbolis menggantungkan tanda jalan bertuliskan "Jamal Khashoggi Street" di mana konsulat Saudi berada.

Beberapa pertanyaan masih belum terjawab termasuk keberadaan jenazah Khashoggi lebih dari tiga bulan setelah pembunuhan.

"Sangat mengejutkan bahwa 100 hari kemudian tidak ada langkah nyata untuk membawa pelaku pembunuhan ini ke pengadilan," kata Andrew Gardner, manajer strategi dan penelitian Amnesti di Turki.

"Sayangnya komunitas internasional sangat lemah, dan perdagangan serta hubungan diplomatik dengan Arab Saudi lebih diutamakan daripada nilai-nilai dasar kemanusiaan," katanya.

Setelah bukti muncul bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh tim Saudi yang dikirim dari Riyadh dan terkait erat dengan Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman, masyarakat internasional menuntut penyelidikan yang transparan.

Turki dan Arab Saudi telah membuka penyelidikan terpisah atas pembunuhan itu tetapi Ankara telah berulang kali menuduh Riyadh gagal bekerja sama.

Para pejabat Turki menyalahkan putra mahkota atas pembunuhan itu, yang dibantah pihak berwenang Saudi.

Sebuah pengadilan dibuka minggu lalu di Arab Saudi. Jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap lima terdakwa yang identitasnya belum terungkap.(*)

(Foto: Jamal Khashoggi / news.sky.com)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X