Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Diduga Lakukan Mata-mata, Polandia Tangkap Karyawan Huawei asal China

Internasional
12 Jan 2019
Diduga Lakukan Mata-mata, Polandia Tangkap Karyawan Huawei asal China

hariansuara.com, Jakarta - Otoritas Polandia menangkap seorang karyawan dari China yang bekerja di Huawei dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia atas tuduhan mata-mata.

Namun, seorang juru bicara untuk layanan keamanan Polandia mengatakan tuduhan keduanya terkait dengan tindakan individu dan tidak terkait langsung dengan Huawei Technologies Cos Ltd.

Huawei, produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, menghadapi pengawasan ketat di Barat atas hubungannya dengan pemerintah China dan tuduhan yang dipimpin AS bahwa perangkatnya itu dapat digunakan oleh Beijing untuk memata-matai negara lain.

Huawei telah berulang kali membantah klaim tersebut, tetapi tuduhan itu telah menyebabkan beberapa negara Barat membatasi akses Huawei ke pasar mereka.

Stanislaw Zaryn, juru bicara dinas keamanan Polandia, mengatakan bahwa Badan Keamanan Dalam Negeri (ISA) negara itu menahan seorang warga negara China dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia pada 8 Januari karena tuduhan mata-mata. Kedua pria itu telah mendengar dakwaan dan akan ditahan selama tiga bulan.

"Masalah ini berkaitan dengan tindakannya, tapi tidak ada hubungannya dengan perusahaan tempat dia bekerja," kata Zaryn.

Saluran TV publik Polandia TVP mengatakan pria Polandia itu adalah mantan perwira ISA dan pihak keamanan telah menggeledah kantornya saat ini, perusahaan telekomunikasi Orange Polska. Kantor lokal Huawei juga digeledah.

Kementerian luar negeri China mengatakan "sangat prihatin" dengan laporan itu dan mendesak Polandia untuk menangani kasus ini dengan adil. Huawei mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya mengetahui situasi tersebut.

"Huawei mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara tempat ia beroperasi, dan kami mewajibkan setiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara tempat mereka tinggal," katanya.(*)

(Foto: Huawei / Channel News Asia)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X