Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Korsel: Setiap Saat Korea Utara Siap Uji Coba Nuklir Lagi

Internasional
13 Sep 2016
Korsel: Setiap Saat Korea Utara Siap Uji Coba Nuklir Lagi

 

Jakarta - Korea Utara siap melakukan uji coba nuklir tambahan setiap saat, kata Kementerian Pertahanan Korea Selatan Senin kemarin,  tiga hari setelah Korut uji coba nuklir untuk yang kelima kalinya.

 

"Penilaian oleh intelijen Korea Selatan dan AS mengatakan Korea Utara selalu siap untuk uji coba nuklir tambahan di daerah Punggye-ri, “ tambah juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Sang-Gyun pa. "Korea Utara memiliki kemampuan di mana dapat melakukan uji coba nuklir tambahan," kata Moon dilansir Reuters, Selasa, (13/9/2016).

 

Siegfried Hecker, mantan direktur Los Alamos National Laboratory di Amerika Serikat dan ahli tentang program nuklir Korea Utara, mengatakan klaim Pyongyang bahwa mereka telah mengembangkan hulu ledak nuklir untuk rudal balistik dan dapat menghasilkan banyak bom harus dianggap serius.

 

Hecker memperkirakan Korut telah menimbun plutonium  dan uranium yang diperkaya untuk sekitar 20 bom pada akhir tahun dan memiliki kapasitas untuk menambahnya sekitar tujuh.

 "Kemampuan untuk bidang ICBM dilengkapi dengan hulu ledak nuklir yang mampu mencapai Amerika Serikat masih belum, mungkin 5 sampai 10 tahun  tetapi mungkin bisa dilakukan jika program ini tidak dibatasi," tambah Hecker.

 

Amerika Serikat dan Korea Selatan mendorong diterapkannya sanksi terhadap Pyongyang.  Menteri Keuangan AS Jack Lew mengatakan, Amerika Serikat akan melakukan semua upaya untuk menentang kebijakan senjata nuklir Korea Utara .

 

"Korea Utara merupakan tantangan besar dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menekan," katanya, sambil menambahkan bahwa partisipasi China sangat penting.

 

Amerika Serikat, Inggris dan Prancis yang merupakan  tiga dari lima anggota tetap yang memiliki hak veto  telah mendorong 15 anggota lainnya untuk menjatuhkan sanksi baru.

 

Namun, juru bicara kementerian luar negeri China Hua Chunying mengatakan, sanksi saja tidak bisa memecahkan masalah nuklir Korea Utara.   Sedangkan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan dibutuhkan respon yang “kreatif”.

 

Berbicara kepada Lavrov hari Senin, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan,  ”Cina sangat mendesak Korea Utara dan pihak lain yang terkait untuk tetap tenang dan menahan diri, dan tidak mengambil langkah-langkah baru untuk mengintensifkan ketegangan", kata Kementerian Luar Negeri China.

 

Rusia mengatakan Lavrov dan Wang mengutuk uji coba nuklir terbaru Korea Utara dalam percakapan telepon, Senin. Rusia dan Cina adalah kekuatan veto lainnya di Dewan Keamanan.

 

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengatakan senjata nuklir Korea Utara dan rudal sebuah ancaman.  " Korea Utara secara terbuka mengatakan hulu ledak nuklir telah dibakukan dan disesuaikan untuk rudal balistik, kita harus diingat bahwa rudal nuklir Korea Utara adalah  ancaman realistis yang menargetkan kita, bukan ancaman yang sederhana untuk negosiasi," kata Park. 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X