Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Satu dari Tiga Karyawan PBB Alami Pelecehan Seksual

Internasional
16 Jan 2019
Satu dari Tiga Karyawan PBB Alami Pelecehan Seksual

hariansuara.com, Jakarta -  Sepertiga karyawan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengalami pelecehan seksual selama dua tahun terakhir, menurut temuan survei yang dirilis Selasa.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada staf dalam sebuah surat bahwa penelitian itu berisi beberapa statistik dan bukti serius tentang apa yang perlu diubah di tempat kerja PBB.

Satu dari tiga responden, atau 33 persen, melaporkan setidaknya satu  pelecehan seksual dalam dua tahun terakhir, tetapi angka itu naik menjadi 38,7 persen bagi mereka yang melaporkan beberapa bentuk pelecehan seksual selama kerja di PBB.

Jenis pelecehan seksual yang paling umum adalah cerita atau lelucon seksual yang menyinggung atau ucapan ofensif tentang penampilan, tubuh atau aktivitas seksual, menurut survei yang dilakukan oleh Deloitte pada bulan November.

Dua dari tiga pelecehan adalah laki-laki dan satu dari empat adalah pengawas atau manajer. Hampir satu dari 10 pelaku pelecehan adalah pemimpin senior.

Survei ini memiliki tingkat respons yang cukup rendah yaitu 17 persen, dengan sekitar 30.364 staf memberikan jawaban atas kuesioner rahasia secara online.

Dalam sebuah surat kepada staf, Guterres mengatakan temuan survei tentang prevalensi pelecehan seksual sebanding dengan organisasi lain, tetapi PBB yang memperjuangkan kesetaraan, martabat dan hak asasi manusia, harus menetapkan standar tinggi.

Pada bulan Februari, PBB meluncurkan saluran bantuan 24 jam bagi staf untuk melaporkan pelecehan seksual dan para penyelidik PBB ditugaskan menangani semua keluhan. Guterres telah berjanji menegakkan kebijakan tanpa toleransi untuk kasus pelecehan seksual.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X