
hariansuara.com, Jakarta - Seekor bebek satu-satunya bernama Trevor yang tinggal di kepulauan kecil Niue di Pasifik telah mati.
Bebek Trevor ini tenar tahun lalu setelah seorang jurnalis berkunjung dari Selandia Baru dan menemukan keberadaan bebek itu.
Namun ketenarannya secara tragis pudar ketika Trevor terlihat mati di semak-semak setelah diserang anjing akhir pekan ini.
Kepala eksekutif Kamar Dagang Niue, Rae Findlay, mengatakan kematiannya adalah saat yang menyedihkan bagi Niue.
"Dia memikat penduduk setempat, yang hanya ada 1.600 orang di Niue, dan 9.000 pengunjung ke Niue setiap tahun," kata Findlay kepada Australian Broadcasting Corporation, Minggu. "Dia pasti akan dirindukan, dia merebut banyak hati kita."
Niue yang terletak sekitar 2.400 km timur laut Selandia Baru adalah salah satu pulau karang terbesar di dunia. Bebek Trevor diyakini terbang dari Selandia Baru setelah terserat badai.
Trevor Mallard, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Selandia Baru yang menjadi sumber nama bebek itu menyampaikan belasungkawanya.
"Simpati terdalam kepada orang-orang Niue dari Parlemen Selandia Baru," katanya.(*)
(Foto: Bebek Trevor / Channel News Asia)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU