
hariansuara.com, Jakarta - Enam orang dari keluarga yang sama meninggal di tempat oleh sambaran petir di Madagaskar akhir pekan saat sedang berlindung dari badai
Keluarga termasuk seorang anak berusia tiga tahun meninggal di desa Bakaro pada hari Sabtu. Sementara korban lainnya menderita luka bakar .
"Saat itu ada dua puluh lima petani berlindung dari hujan di bawah pondok jerami setelah meninggalkan sawah mereka dan terkena sambaran petir," kata inspektur medis William Patrick Rakotondralambo dari komune Fitsinjovana.
"Enam orang dari keluarga yang sama tewas di tempat, termasuk seorang anak berusia tiga tahun," tambahnya.
Delapan orang yang selamat dirawat karena syok, kata Rakotondralambo.
Sambaran petir relatif umum terjadi di Madagaskar, sebuah pulau di Samudra Hindia yang terkenal akan margasatwa yang unik dan terkenal dengan vanila dan kayu merah yang berharga.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU