
Jakarta - Moskow membantah keterlibatannya dalam serangan hacker pada database Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dilansir Xinhua, Rabu, (14/9/2016) mengatakan, Moskow dan pemerintah Moskow tidak mungkin terlibat dalam tindakan itu.
Sebelumnya, kelompok hacker bernama Fancy Bears mengklaim telah mendapat akses ke database badan dunia anti-doping dan tahu bahwa puluhan atlet Amerika telah diuji positif. Bahkan, peraih medali Rio Olimpiade mendapat lisensi mereka untuk menggunakan doping.
Di antara mereka yang ditargetkan adalah pemain tenis top dunia Williams bersaudara dan peraih emas Olimpiade pesenam Simone Biles.
"Ini adalah bukti bahwa WADA dan Departemen Medis dan IOC adalah korup dan penipu," kata tim hacker di situsnya.
WADA mengkonfirmasi serangan maya dalam sebuah pernyataan online, mengatakan bahwa kelompok spionase cyber Rusia berada di belakangnya, dan itu dilakukan "secara ilegal." (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU