
hariansuara.com, Jakarta - Jaksa penuntut Jerman mendakwa mantan penjaga kamp konsentrasi yang berusia 92 tahun karena membantu pembunuhan terhadap penghuni kamp konsentrasi di akhir Perang Dunia Kedua.
Pria yang diidentifikasi sebagai Bruno D ini membantu dan bersekongkol di 5.230 kasus pembunuhan selama hampir sembilan bulan saat habiskan waktu bertugas di menara pengawas kamp konsentrasi.
Menurut surat kabar Die Welt, pria itu mengakui kepada jaksa saat interogasi tahun lalu bahwa dia telah melihat orang-orang dibawa ke kamar gas untuk dibunuh.
"Apa gunanya bagi saya untuk pergi? Mereka hanya akan menemukan orang lain," katanya kepada jaksa penuntut.
D yang berusia 17 ketika mulai bertugas di kamp konsentrasi Stutthof dekat Gdansk di Polandia saat ini, mengatakan dirinya bergabung dengan SS, sayap militer partai Nazi Adolf Hitler, karena punya lemah jantung dan hanya cocok untuk garnisun layanan. Namun dia membantah sebagai simpatisan Nazi.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU