Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Beberapa Ledakan Terjadi di Sri Lanka, Korban Tewas Capai Ratusan Jiwa

Internasional
21 Apr 2019
Beberapa Ledakan Terjadi di Sri Lanka, Korban Tewas Capai Ratusan Jiwa

hariansuara.com, Jakarta - Beberapa ledakan yang mengguncang Sri Lanka pada hari Minggu menewaskan 192 orang, sementara lebih dari 470 lainnya luka-luka, dan jam malam diberlakukan secara nasional.

Secara keseluruhan delapan ledakan terjadi di seluruh negara  dengan enam ledakan terjadi di pagi hari dan dua di sore hari. 

Pemerintah Sri Lanka juga telah memberlakukan larangan sementara di media sosial untuk mencegah penyebaran informasi palsu atau hoax.

"Dari yang tewas dalam ledakan itu, ada 35 orang asing," kata pihak kepolisian. Sumber-sumber rumah sakit sebelumnya mengatakan sembilan orang asing termasuk di antara mereka yang tewas sementara 13 lainnya terluka.

Baik Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengutuk mereka yang menjadi pelaku dibalik ledakan itu.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan segenap aparat berwenang sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap ledakan.

"Ledakan pagi terjadi ketika ratusan jamaah berkumpul di gereja-gereja untuk memperingati Minggu Paskah," kata polisi.

Juru bicara kepolisian SP Ruwan Gunasekara mengatakan dua ledakan dilaporkan dari Gereja St. Anthony di Kochchikade di ibukota Kolombo dan sebuah gereja lain di Katana di pinggiran ibukota. Ledakan ketiga dilaporkan terjadi di gereja di Batticaloa di timur.

Ledakan juga terjadi di tiga hotel, yaitu Cinnamon Grand, Shangri-La dan hotel Kingsbury di ibukota. Ledakan di hotel ini terjadi setelah ledakan gereja.

Ledakan ketujuh dari seberang Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo dan ledakan yang kedelapan dilaporkan sebagai bom bunuh diri.

Dalam pernyataannya, polisi mendesak masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak berkumpul di lokasi ledakan yang telah ditutup.

Keamanan telah ditingkatkan di seluruh negeri. Menteri Negara Pertahanan Ruwan Wijewardene mengatakan semua tindakan pencegahan yang diperlukan telah diambil untuk menjaga keamanan warga.

"Semua tindakan yang diperlukan akan diambil terhadap kelompok ekstremis yang beroperasi di negara kami," kata Wijewardene. 

Sejauh ini belum ada yang klaim bertanggung jawab atas beberapa ledakan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X