
hariansuara.com, Jakarta - Polisi Sri Lanka menangkap 13 pria sehubungan dengan ledakan bom yang terjadi di gereja-gereja dan hotel-hotel yang menewaskan lebih dari 200 orang.
Pihak berwenang belum membuat perincian tentang mereka yang ditahan setelah serangan yang terjadi di hari Minggu. Tetapi satu sumber polisi mengatakan kepada AFP bahwa 13 orang itu ditahan di dua lokasi di Kolombo dan wilayah sekitarnya.
Sumber itu mengatakan 13 pria itu berasal dari kelompok radikal yang sama.
Setidaknya dua dari delapan serangan dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri dan tiga polisi tewas ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bom selama penggerebekan di sebuah rumah tempat tersangka berada.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU