
hariansuara.com, Jakarta - Dewan Keamanan PBB mengutuk keras serangkaian serangan teroris di seluruh Sri Lanka pada hari Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, Dewan Keamanan mengatakan serangan yang terjadi di St. Anthony di Kolombo, Gereja St. Sebastian di Negambo, Gereja Zion di Batticaloa, Shangri-La, Cinnamon Grand, dan hotel Kingsbury di Colombo serta tiga ledakan di Sri Lanka sebagai tindakan keji dan pengecut.
Serangan pada 21 April itu telah menewaskan sedikitnya 290 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya.
Para anggota Dewan Keamanan menyatakan simpati dan belasungkawa terdalam kepada keluarga para korban dan kepada pemerintah Sri Lanka dan berharap pemulihan yang cepat dan penuh bagi mereka yang terdampak.
Anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi perlunya meminta pertanggungjawaban pelaku, pengorganisasian, pemodal, dan sponsor aksi terorisme tersebut dan membawanya ke pengadilan.

Mereka juga mendesak semua negara untuk bekerja sama secara aktif dengan pemerintah Sri Lanka dan semua otoritas terkait lainnya dalam hal ini.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU