
hariansuara.com, Jakarta - Tiga dari empat anak miliarder Denmark Anders Holch Povlsen tewas dalam serangan bom di Sri Lanka.
Media Denmark melaporkan bahwa Holch Povlsen, istrinya Anne dan empat anak mereka sedang berlibur di Sri Lanka pada saat rentetan ledakan bom terjadi di gereja dan hotel mewah yang menewaskan hampir 300 orang.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa tiga anaknya tewas," kata Jesper Stubkier, manajer komunikasi untuk Bestseller. "Kami meminta Anda untuk menghormati privasi keluarga dan oleh karena itu kami tidak memiliki komentar lebih lanjut."
Dianggap sebagai orang terkaya Denmark, Holch Povlsen yang berusia 46 tahun adalah pemegang saham utama ASOS serta memiliki Bestseller.
Dia mewarisi Bestseller dari orang tuanya yang mendirikan perusahaan pada tahun 1975.
Grup, yang mencakup merek-merek seperti Vero Moda, Only dan Jack & Jones, memiliki lebih dari 3.000 toko di 70 negara.
Para pejabat berwenang Sri Lanka mengatakan mereka percaya bahwa kelompok ekstrimis Islam nasional Thowheeth Jama'ath (NTJ) berada di balik serangan itu. Puluhan orang asing termasuk di antara yang tewas, sementara sekitar 500 orang terluka.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU