Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Tersangka Peledakan di New York Miliki Sederet Catatan Kriminal

Internasional
20 Sep 2016
Tersangka Peledakan di New York Miliki Sederet Catatan Kriminal

 

Jakarta – Ahmad Khan Rahami ditahan pada Senin waktu setempat setelah terluka dalam drama baku tembak dengan polisi di Linden,  Elizabeth, sekitar 20 mil barat daya dari New York City.

 

Pihak berwenang menduga dia membawa  bom yang meledak dan  melukai 29 orang di Manhattan pada Sabtu lalu, serta meninggalkan tas dengan lima perangkat lainnya di New Jersey pada Minggu, salah satunya meledak tanpa menyebabkan cedera.

 

Namun, Rahami tidak masuk dalam daftar database kontraterorisme AS.  "Tersangka tidak masuk radar penegak hukum setempat, tetapi tempat ayam goreng milik keluargamnya, kami memiliki beberapa masalah penegakan kode dan keluhan kebisingan," kata Bollwage.

 

Hanya, Rahami memiliki catatan kriminal menurut New York Times dikutip Reuters, Selasa, (20/9/2016). Dia pernah ditangkap pada tahun 2014 atas tuduhan penyerangan senjata menusuk seseorang. Surat kabar itu mengatakan,  ia menghabiskan lebih dari tiga bulan penjara tapi tidak pernah didakwa. Pada tahun 2008 dan 2012, ia juga pernah menghabiskan waktu di penjara karena gagal membayar tiket lalu lintas dan untuk tuduhan melanggar perintah penahanan.

 

NBC melaporkan, Dia pernah mengambil jurusan peradilan pidana di Middlesex County College di Edison, New Jersey. Ia belajar  2010-2012 tetapi tidak lulus. Pada satu titik ia pernah mengajukan permohonan untuk menjadi pengemudi Uber tetapi tidak pernah kesampaian.

 

Mohammad Rahami, ayah dari tersangka, mengatakan kepada MSNBC dalam sebuah wawancara, ia tidak menyadari anaknya melakukan hal itu dan dia tidak tahu apa yang harus percaya."Saya tidak yakin apa yang terjadi," katanya. "Ini sangat sulit untuk bicara sekarang."

 

Tersangka juga dilaporkan telah bepergian ke luar negeri tapi itu tidak segera jelas berapa kali, dimana tempat ia kunjungi dan tujuan perjalanannya. Rahami melakukan  beberapa perjalanan ke Pakistan dan Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Teman masa kecil Rahami mengatakan, Rahami melakukan perjalanan ke Afghanistan beberapa tahun yang lalu dan kemudian menumbuhkan jenggot dan mulai mengenakan pakaian keagamaan.

 

Alasan untuk perjalanan dan dampaknya kepada Rahami tidak diketahui, namun Jones mengatakan Rahami menjadi lebih serius dan tenang. Jones mengatakan ia belajar tentang perjalanan dari salah satu saudara Rahami dan terakhir melihat tersangka sekitar dua tahun lalu. 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X