
hariansuara.com, Jakarta - Indonesia mengecam serangan pesawat nirawak terhadap dua stasiun pompa minyak di Saudi Arabia, pada 14 Mei 2019. Tindakan tersebut dapat mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.
Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dan mengambil langkah agar situasi tidak menjadi lebih buruk.
Indonesia mengingatkan bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Spirit Ramadan diharapkan dapat menciptakan dan memelihara perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Drone bermuatan bahan peledak menghantam stasiun pompa minyak di wilayah Riyadh pada hari Selasa lalu. Serangan ini disebut Saudi sebagai tindakan terorisme.
Menteri energi Arab Saudi mengatakan serangan terhadap dua stasiun pompa minyak tidak mengganggu produksi minyak atau ekspor produk minyak mentah dan minyak bumi. Sebelumnya, Saudi juga menghadapi serangan sabotase pada dua kapal tanker minyak di Teluk Arab.
Juru bicara Houthi, Mohammed Abdulsalam, menanggapi kecaman Saudi mengatakan serangan tersebut adalah respons terhadap agresor yang terus melakukan genosida terhadap warga Yaman. Saudi terlibat dalam perang di Yaman sejak 2015 lalu, saat Houthi mulai menguasai Istana Kepresidenan di Sanaa.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU